Made Adi Wibawa Melakukan Penyelewengan Jabatan

Made Adi Wibawa Melakukan Penyelewengan Jabatan

Segala macam tindakan yang tujuannya untuk kepentingan batang tubuh namun mubazir orang lain atau faksi lain pasti bukan uni hal yang baik. Salah satu tindakan yang mencerminkan hal tersebut ialah penyalahgunaan penghidupan. Salah satu peri yang masih hangat mengenai hal ini menyangkut Made Adi Wibawa yang merupakan pemegang sumbangan terbesar atas PT. Simasindo.

 

Untuk kasusnya sendiri tidak hanya melibat Made Lazim Wibawa selalu namun pula Gede Arie Suteja. Sebelumnya mereka dikenal karena kejadian pengalihan dimana kesepakatan sempang PT. Simasindo dialihkan di PT. Jatarupa. Dimana diketahui PT. Jatarupa merupakan milik dari Made Ari W.

 

Sehingga permufakatan yang mana seharusnya PT. Simasindo dapat membeli reksadana Narada bidis menjadi PT. Jatarupa yang bisa membelinya. Sehingga kontribusi dari PT. NKI atau Narada Simpanan Indonesia itu menjadi milik PT. Jatarupa. Padahal tahu hal tersebut mereka sewajarnya tidak punya kewenangan yang bebas untuk melakukan taktik tersebut.

 

Selain itu disharmoni dari itu berdua yaitu adanya penggelapan dari transaksi keuangan yang mereka lakukan. Salah satu transaksi yang meronce lakukan ialah Repurchase Agreement (REPO) dari saham PT. Ratu Prabu Energi (ARTI). Mereka diduga melakukan uni tindakan berupa penggelapan saham, dengan demi kesepakatan yang tadinya hendak dilakukan sama PT. Simasindo dan pun PT. Maharani Prabu Dorongan menjadi rusak. Dimana keduanya sepakat untuk melakukan pembelian saham beserta harga tertentu sesuai dengan kesepakatan jadi gagal untuk dilakukan. Sementara itu jaminan yang berupa jasa atas gagalnya pembayaran deviden PT. Ratu Prabu Energi tercatat guna aset milik PT. Simasindo. Padahal sejatinya aset ini merupakan 1 buah hak mulai para pemegang saham dan mereka meninggalkan penjualan berdasar pada sepihak yang mana termasuk ke interior penggelapan aktiva perusahaan.

 

Jadi selain seksi reksadana Narada tadi tersebut berdua gelap mengenai syarat dengan PT. Ratu Prabu Energi. Sungguh ada pengaduan mengenai mereka berdua salah satunya untuk siap menelusuri rembesan transaksi segalanya saja yang dilakukan sambil PT. Simasindo dengan amat akan tampak jelas pembiayaan yang dikerjakan selama itu untuk apa pun saja.